WALAU BAGAI KEMBALI DIERA KEMASA DULU
MASA SELALU BERSAMA KEBERUNTUNGAN JUA
WAHANA TITIAN TAK TERKATAKAN ANTARARA
| Ra atau Re | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Dalam salah satu dari banyak perwujudannya, Ra digambarkan berkepala rajawali dan mengenakan mahkota cakram matahari
| |||||
| Dewa wa-one | |||||
| Nama dalam hiroglif | |||||
| Pusat pemujaan | Heliopolis | ||||
| Simbol | Cakram Matahari | ||||
| Orangtua | Samudra Nun | ||||
| Saudara | Tidak ada | ||||
| Pasangan | Tidak ada | ||||
| Ra dalam Hieroglif |
|---|
Ra (Re atau Amun-Ra) adalah dewa Matahari Mesir Kuno. Ra juga dianggap sebagai dewa tertinggi dalam kebudayaan Mesir Kuno
Shio adalah zodiak Tionghoa yang memakai hewan-hewan untuk melambangkan tahun, bulan dan waktu dalam astrologi Tionghoa. Pada dasarnya, hewan-hewan ini diambil melambangkan dua belas cabang bumi yang kemudian digabung bersama lima unsurmembentuk 1 periode 60 tahun.
Nol (kosong/tiada)
IS (yang ada)
Ayah orang tua laki-laki seorang anak. Tergantung hubungannya dengan sang anak, seorang "ayah" dapat merupakan ayah kandung atau ayah angkat.
Ibu orang tua perempuan seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial. Ibu memiliki peranan yang sangat penting bagi anak, dan panggilan ibu dapat diberikan untuk perempuan yang bukan orang tua kandung dari seseorang yang mengisi peranan ini. Contohnya adalah pada orang tua angkat atau ibu tiri.
Tiada cahaya yang sangup terangi kegelapan.
Kaulo Gusti yang sanggup mengerti sang patih.
Tuan sang maha pati dendang seruling pertapaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar